Waktu

Wednesday, July 18, 2012

PENGADAAN BARANG JASA PEMERINTAH



PENGADAAN BARANG

   PRINSIP-PRINSIP
v         efisien
v         efektif
v         terbuka dan bersaing
v         transparan
v         adil/tidak diskriminatif
v         akuntabel

CARA DAN SISTEM PENGADAAN

a. MENGGUNAKAN PENYEDIA

     1). perencanaan pengadaan
     2). pemilihan penyedia barang/jasa
      3). pelaksanaan kontrak

b. SWAKELOLA

      1). perencanaan pengadaan
      2). pelaksanaan pengadaan

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK)
Pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa
 pengguna wajib menyediakan biaya administrasi untuk pelaksanaan pengadaan

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PENGGUNA BARANG DAN JASA) DILARANG
  1. Memecah pengadaan barang/jasa menjadi beberapa paket dengan maksud untuk menghindari pelelangan.
  2. Menyatukan atau memusatkan beberapa kegiatan yg tersebar di beberapa daerah.
  3. Menyatukan/menggabung beberapa paket pekerjaan yg menurut sifat pekerjaan dan besaran nilainya seharusnya dikerjaan oleh usaha kecil, termasuk koperasi kecil.
  4. Menentukan kriteria, persyaratan atau prosedur pengadaan yg diskriminatif dan/atau dan dengan  pertimbang yg tidak obyekti.an
PERSYARATAN BAGI PEJABAT PEMBUAT   KOMITMEN
  1. Memiliki integritas moral, disiplin dan tanggungjawab
  1. Memiliki sertifikat keahlian pengadaan barang/jasa
   c.    Memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan, bertindak tegas dan keteladanan dalam sikap dan perilaku serta tidak pernah terlibat kkn

  PERSYARATAN PANITIA/PEJABAT PENGADAAN
      1. Integritas moral, disiplin, dan tanggung   jawab.
      2. Memahami keseluruhan pekerjaan.
      3. Memahami jenis pekerjaan tertentu.
      4. Memiliki sertifikat keahlian pengadaan.
     5. Memahami isi dokumen, metoda dan prosedur.
      6. Tidak memp. hub. Keluarga dengan pejabat yg mengangkat dan menetapkannya sbg pejabat/panitia.

PEMAKETAN PEKERJAAN
  1. Memaksimalkan penggunaan produksi dalam negeri, dan perluasan kesempatan bagi usaha kecil termasuk koperasi.
  2. Menetapkan sebanyak-banyaknya paket pengadaan untuk usaha kecil termasuk koperasi kecil
  3. Mengumumkan secara luas paket-paket pekerjaan dan rencana pelaksanaan pekerjaan 
PEMBENTUKAN ANGGOTA PANITIA/ PEJABAT PENGADAAN B/J :

    A. S/D RP 50 JT >>PEJABAT PENGADAAN  (1OR)
    B. S/D RP 500 JT/200 JT >>PANITIA PENG. (3OR)
         C. >RP 500 JT/200 JT >> PANITIA PENGAD. (5OR)

*      Utk barang/jasa pemb./jasa lainnya yang bernilai s/d Rp. 1.000.000.000,- diumumkan sekurang-kurangnya mell. srt kabar provinsi, sedangkan yang bernilai diatas Rp. 1.000.000.000,-mell srt kabar provinsi dan srt kabar nasional.
*      Utk jasa konsultansi dengan nilai sampai dg 200 juta rp srt kabar provinsi, sedangkan yang ber nilai diatas 200 juta mell srt kabar provinsi dan surat nasional.

  PERSYARATAN BAGI PENYEDIA B/J
       a. Memenuhi Ketentuan Peraturan Per Undang-undangan utk menjalankan usaha
             b. Memiliki keahlian, pengalaman, kemampuan teknis dan manajerial utk meyediakan b/j
       c. Selama 4 tahun terakhir mendapat kontrak, kecuali perusahaan baru berdi ri < 3 tahun
      d. Memiliki alamat tetap terjangkau pos
      e. Kinerja baik, tidak masuk dalam daftar hitam.
  1. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan/atau direksi yg bertindak utk dan atas nama perusahaan tidak sedang menjalani sanksi pidana;
  2. Sebagai wajib pajak sudah memenuhi kewajiban     perpajakan tahun terakhir, dibuktikan dg melampirkan fotokopi bukti tanda terima penyampaian SPT PPh tahun terakhir, dan fotokopi SSP PPh ps 29;
  3. Memiliki keahlian, pengalaman, kemampuan teknis dan manajerial, SDM, modal, peralatan dll









GAMBAR, RAB, KUBIKASI KURVA S, PROYEK BENGKEL ALAT BERAT

http://www.4shared.com/photo/EhsOdOoP/rev-1_workshop_depo_final_2.html
http://www.4shared.com/office/lC941YIv/RAB_analisa_rekap__bengkel_ala.html
http://www.4shared.com/office/hXyyWPAe/time_schedule.html

gambar Auto cad jembatan timbang

http://www.4shared.com/photo/_Y1Av4QT/jembatan_timbang.html

Tuesday, July 17, 2012

Rencana Anggaran Biaya (RAB) Workshop

http://www.4shared.com/office/K1J3XCI0/RAB_workshop_br.html

Gambar Auto Cad Rumah Mewah Lengkap. dwg

http://www.4shared.com/photo/-K4M8sEx/gambar_cad_rumah_mewah_lengkap.html

TEORI ORGANISASI PROYEK


ORGANISASI PROYEK

PROSES PEMBENTUKAN ORGANISASI PROYEK
n  Organisasi : Suatu bentuk kerja sama dalam mencapai tujuan.
n  Aktifitas-aktifitas yang dilakukan oleh pihak-pihak yang terlibat mengikuti suatu pola kerja tertentu seperti adanya jalur-jalur wewenang, perintah, tanggung jawab secara vertikal dan horizontal dalam hirarki jabatan-jabatan yang muncul.
PROSES PEMBENTUKAN ORGANISASI
n  Proses pembentukan organisasi yang komplek diawali dengan pembentukan  sekelompok orang (dapat dimulai dengan bertemunya 2 orang atau lebih), perkembangan dari grup kecil akan menjadi besar seiring dengan tujuan organisasi serta fungsi organisasi semakin komplek.
n  Grup dapat berhasil jika anggotanya mampu menempatkan diri dalam posisinya sesuai dengan tujuan bersama dan bekerja dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama.
KONFLIK DALAM GRUP
n  Grup yang baru terbentuk biasanya diawali dengan belum stabilnya elemen-elemen dalam grup dalam menjalankan fungsinya untuk mencapai tujuan bersama.
n  Pengaruh akibat ketidakakuran antar anggotanya :
 Pengaruh dalam struktur organisasi :
*      Grup menjadi tertutup, dibutuhkan loyalitas anggotanya.
*      Terjadi perubahan fungsi, dari fungsi sosial menjadi fungsi kegiatan untuk mendapatkan grup yang efektif.
*      Grup akan efektif jika anggotanya siap menerima pimpinan dalam grup.
Muncul sikap terhadap grup lain :
*      Beranggapan grup lain adalah musuh.
*      Beranggapan grupnya yang terbaik.
*      Meningkatnya sikap permusuhan.
Perilaku grup yang berhasil :
*      Cenderung menjadi lamban.
*      Percaya diri bahwa grupnya terbaik.
*      Dalam kondisi apapun harus berhasil.
Perilaku grup yang gagal :
*      Tidak mau menerima kekalahan.
*      Mencari kambing hitam diluar grup.
*      Menerima kekalahan dan berusaha memperbaiki pada kesempatan mendatang.
Mencegah terjadinya konflik dalam grup :
*      Berkosentrasi pada sasaran jangka panjang.
*      Saling berkomunikasi.
*      Perputaran tugas dalam grup atau departemen.
HUBUNGAN FUNGSIONAL DAN HUBUNGAN FORMAL
n  Hubungan antara pihak-pihak yang terlibat dalam suatu proyek dibedakan atas hubungan fungsional (pola hubungan yang berkaitan dengan fungsi pihak-pihak tersebut, dan hubungan kerja/formal (pola hubungan yang berkaitan dengan kerjasama antara pihak-pihak yang terlibat dalam suatu proyek konstruksi yang dikukuhkan dengan suatu dokumen kontrak).
Secara fungsional ada tiga pihak yang sangat berperan dalam suatu proyek konstruksi, yaitu : pemilik proyek, konsultan dan kontraktor.

BENTUK ORGANISASI PROYEK


BENTUK ORGANISASI PROYEK

  1. Organisasi Tradisional
Ciri-cirinya :
*      Konsultan perencana terpisah.
*      Kontraktor utama tunggal.
*      Banyak melibatkan sub-kontraktor atau dikerjakan sendiri oleh kontraktor utama.
*      Jenis kontrak yang ditetapkan : harga tetap (fixed cost), harga satuan (unit price).

  1. Organisasi Swakelola
Ciri-cirinya :
l  Pemilik proyek bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan proyek (bertindak sebagai perencana dan kontraktor).
l  Pekerjaan dapat dilaksanakan sendiri secara fakultatif.
l  Jenis kontrak yang diterapkan : harga tetap, harga satuan, kontrak yang dinegosiasikan.

  1. Organisasi Proyek Putar Kunci (Turn-key project)
Ciri-cirinya :
l  Satu perusahaan yang bertanggung jawab baik untuk perencana maupun pelaksanaan konstruksi.
l  Adanya keterlibatan kontraktor spesialis.
l  Jenis kontrak yang diterapkan : harga tetap, harga maksimum bergaransi.

BENTUK ORGANISASI
  1. Organisasi Garis (line organization).
  2. Organisasi Garis dan Staf (line and staf organization).
  3. Organisasi Fungsional (functional organization).
  4. Organisasi Panitia (committee organization).
Organisasi Garis
(line organization)
n  Karakteristik organisasi garis :
        Bentuk organisasi tertua dan paling sederhana.
        Jumlah karyawan sedikit dan pemilik merupakan pimpinan tertinggi.
        Pemeberian wewenang dan tanggung jawab bergerak vertikal dari atas ke bawah.
n  Keunggulan :
        Bentuk sederhana, mudah dipahami dan dilaksanakan.
        Pembagian tugas, tanggung jawab, dan wewenang cukup jelas.
        Pengambilan keputusan cepat, karena komunikasi mudah.
n  Kekurangan :
        Bentuknya tidak fleksibel.
        Kemungkinan betindak otokratis dari pimpinan cukup besar.
        Ketergantungan pada seseorang cukup besar, jika salah satu hilang akan terjadi kekacauan.

2.       Organisasi Garis dan Staf
(line and staff organization)
  1. Terdapat dua kelompok orang yang berpengaruh dalam menjalankan organisasi, yaitu  :
    1. Orang yang menjalankan tugas pokok untuk pencapaian tujuan.
    2. Orang yang menjalankan tugas berdasarkan keahlian yang dimiliki, berfungsi memberikan saran kepada unit operasional, orang-orang ini disebut staf.
  2. Keunggulan :
    1. Pembagian tugas jelas.
    2. Pengambilan keputusan lebih matang.
    3. Spesialisasi keahlian dapat dikembangkan.
    4. Adanya staff ahli memungkinkan pencapaian mutu pekerjaan lebih baik.
  3. Kekurangan :
    1. Saran dari staf mungkin sulit dilaksanakan, karenan kurangnya tanggung jawab pekerjaan.
    2. Jika pejabat garis mengabaikan gagasan dari staf, maka gagasan menjadi tidak berguna.
    3. Bagi pelaksana operasional, perbedaan antara perintah dengan saran tidak jelas.

3. Organisasi Fungsional
(functional organization)
n  Organisasi yang mendasarkan pembagian tugas serta kegiatan berdasarkan spesialisasi pejabatnya.
n  Pada organisasi ini seorang bawahan dapat menerima beberapa instruksi dari pejabat dan mempertanggungjawabkan pada masing-masing pejabat yang bersangkutan.
n  Keunggulan :
        Adanya spesialisasi menyebabkan tugas dilaksanakan dengan baik.
        Koordinasi antara orang-orang dalam satu fungsi mudah dijalankan.
n  Kekurangan :
        Ditinjau dari karyawan banyaknya atasan akan membigungkan.
        Terjadi saling memetingkan fungsi masing-masing yang meyebabkan koordinasi menyeluruh sulit dijalankan.
        Mutasi pekerjaan sulit dilaksanakan karena telah terspesialisasi.

4. Organisasi Panitia
(Committee Organization)
n  Umumnya organisasi panitia dibentuk dalam waktu terbatas dan bertujuan untuk melaksanakan tugas tertentu.
n  Para anggota dikelompokkan menurut bidang tugas kegiatan tertentu dan dilaksanakan dalam bentuk satuan tugas.
n  Keunggulan :
        Keputusan dapat diambil secara cepat.
        Pembinaan kerjasama antar anggota mudah dilaksanakan.
n  Kekurangan :
        Jalur perintah sering membingungkan.
        Sulit menentukan penanggung jawab apabila terjadi hambatan.
                                Kemampuan anggota kurang dapat  berkembang.

Entri Populer

berbagi 4 SHARED

sport.detik

lintas.me - Terpopular

Tribunnews - RSS

Bola.net

Goal.com News - Indonesian

Beritabola.com

Viva News