Waktu

Tuesday, July 17, 2012

TEORI ORGANISASI PROYEK


ORGANISASI PROYEK

PROSES PEMBENTUKAN ORGANISASI PROYEK
n  Organisasi : Suatu bentuk kerja sama dalam mencapai tujuan.
n  Aktifitas-aktifitas yang dilakukan oleh pihak-pihak yang terlibat mengikuti suatu pola kerja tertentu seperti adanya jalur-jalur wewenang, perintah, tanggung jawab secara vertikal dan horizontal dalam hirarki jabatan-jabatan yang muncul.
PROSES PEMBENTUKAN ORGANISASI
n  Proses pembentukan organisasi yang komplek diawali dengan pembentukan  sekelompok orang (dapat dimulai dengan bertemunya 2 orang atau lebih), perkembangan dari grup kecil akan menjadi besar seiring dengan tujuan organisasi serta fungsi organisasi semakin komplek.
n  Grup dapat berhasil jika anggotanya mampu menempatkan diri dalam posisinya sesuai dengan tujuan bersama dan bekerja dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama.
KONFLIK DALAM GRUP
n  Grup yang baru terbentuk biasanya diawali dengan belum stabilnya elemen-elemen dalam grup dalam menjalankan fungsinya untuk mencapai tujuan bersama.
n  Pengaruh akibat ketidakakuran antar anggotanya :
 Pengaruh dalam struktur organisasi :
*      Grup menjadi tertutup, dibutuhkan loyalitas anggotanya.
*      Terjadi perubahan fungsi, dari fungsi sosial menjadi fungsi kegiatan untuk mendapatkan grup yang efektif.
*      Grup akan efektif jika anggotanya siap menerima pimpinan dalam grup.
Muncul sikap terhadap grup lain :
*      Beranggapan grup lain adalah musuh.
*      Beranggapan grupnya yang terbaik.
*      Meningkatnya sikap permusuhan.
Perilaku grup yang berhasil :
*      Cenderung menjadi lamban.
*      Percaya diri bahwa grupnya terbaik.
*      Dalam kondisi apapun harus berhasil.
Perilaku grup yang gagal :
*      Tidak mau menerima kekalahan.
*      Mencari kambing hitam diluar grup.
*      Menerima kekalahan dan berusaha memperbaiki pada kesempatan mendatang.
Mencegah terjadinya konflik dalam grup :
*      Berkosentrasi pada sasaran jangka panjang.
*      Saling berkomunikasi.
*      Perputaran tugas dalam grup atau departemen.
HUBUNGAN FUNGSIONAL DAN HUBUNGAN FORMAL
n  Hubungan antara pihak-pihak yang terlibat dalam suatu proyek dibedakan atas hubungan fungsional (pola hubungan yang berkaitan dengan fungsi pihak-pihak tersebut, dan hubungan kerja/formal (pola hubungan yang berkaitan dengan kerjasama antara pihak-pihak yang terlibat dalam suatu proyek konstruksi yang dikukuhkan dengan suatu dokumen kontrak).
Secara fungsional ada tiga pihak yang sangat berperan dalam suatu proyek konstruksi, yaitu : pemilik proyek, konsultan dan kontraktor.

No comments:

Post a Comment

Entri Populer

berbagi 4 SHARED

sport.detik

lintas.me - Terpopular

Tribunnews - RSS

Bola.net

Goal.com News - Indonesian

Beritabola.com

Viva News